PISAU SASTRA (PisTra), Kolom Ruang Karya/Puisi, Selasa (27/10/2026) ─ Puisi berjudul “Aku Ingin Tuli” ini merupakan hasil karya Moh. Sudah, mahasiswa Magister Ekonomi Syariah, Universitas Islam Negeri (UIN) Sunan Kalijaga, Yogyakarta.
Terkadang, aku ingin menjadi tuli
saat telingaku diam-diam
mencari nada
yang hanya dimiliki oleh suaramu.
Meski iramanya tidak membuat tubuhku menari,
namun cukup untuk membuat hatiku
berdendang tanpa henti.
Sedihnya, aku lupa bahwa jemari kita
tak lagi menyatu.
Tanganmu yang dipegang erat olehnya,
sementara tanganku melambai
sambil mengucap:
selamat tinggal.
Ah, lagi-lagi
aku membohongi diri sendiri.
***
Judul: Aku Ingin Tuli
Pengarang: Moh. Sudah
Editor: Sifa A.
Sekilas tentang Penyair
Moh. Sudah, nama pena penulis. Ia lahir di Madura, Jawa Timur. Ketertarikannya pada dunia kepenulisan mulai tumbuh ketika bergabung dengan Sanggar Teater “TOPAN” pada 2015.

Penyair ini pernah menulis dan menerbitkan novel secara indie, di antaranya “Tahajjud Cinta” dan “Detak Jantung Naila”. Ia juga kerap menulis puisi untuk mengabadikan momen sekaligus menyamarkan kisah-kisah yang terinspirasi dari peristiwa nyata. Saat ini, Moh. Sudah masih tercatat sebagai mahasiswa aktif Magister Ekonomi Syariah UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta.