Puisi “Butiran Cinta”

PISAU SASTRA (PisTra), Kolom RUANG KARYA/CERPEN, Minggu (25/01/2026) – Puisi berjudul “Butiran Cinta” ini merupakan buah karya dari Drs. Aswin, seorang guru dan Alumni SMPN 1 Angkatan 1982, Kotabumi, Lampung Utara.

Berdebar dada
Merasuk kalbu
Rembulan
Jauhkanlah
Aku takut

Aku menemu
Serpih pasir
Air pantai
Mengurai  butiran
Butir butir hati

Angin
Semoga membawa Damai
Akhir Desember
Ini panggilan diri
Memenuhi janji

Memasuki mimpi
Berjanji suci
Bait Bait Suci
Indah
Seindah arti

Ihram
Mengingat cinta
Bersih putih
Bersimpuh
Menanti panggil

Saat berhadapan
Aku terpaku
Membisu
Setiap lagu
Ku puji Namamu

Rinduku
Akan rumahmu
Setiap langkah
Meneriakkan
Keagunganmu

Waktu menatap
Rumahmu
Aku ragu
Akan perbuatanku
Senandung sapu jagat

Aku bersimpuh
Meraup butiran
Butiran cinta
Seribu makna
Semua terkumpul

***

Judul: Butiran Cinta
Pengarang: Drs. Aswin
Editor: Jumari Haryadi

Sekilas tentang pengarang

Pria bernama lengkap Drs. Aswin, M.M. ini merupakan lulusan Program S1 Jurusan Sejarah, Fakultas Ilmu Pengetahuan Budaya,  Institut Keguruan Ilmu Pendidikan (IKIP) Bandung  ̶  sekarang berubah menjadi Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) Bandung, Angkatan ’85.

Drs. Aswin, M.M., pengarang dan pengajar di SMAN 3 Kotabumi, Lampung Utara – (Sumber: koleksi pribadi)
Drs. Aswin, M.M., pengarang dan pengajar di SMAN 3 Kotabumi, Lampung Utara – (Sumber: koleksi pribadi)

Selanjutnya alumni SMPN 1 Kotabumi, Lampung Utara, Angkatan 1982 ini menempuh studi pascasarjana dengan mangambil Program S2 Magister Manajemen di Universitas Saburai, Kota Bandar Lampung dan lulus dengan gelar akademis M.M. (Magister Manajemen). Kini pria penggemar sastra ini berprofesi sebagai  pengajar di Sekolah Menengah Atas Negeri (SMAN) 3 Kotabumi, Kabupaten Lampung Utara, Provinsi Lampung hingga.

Aswin hidup bahagia bersama pasangan hidupnya, Dra. Baroroch, alumni Bahasa Sastra Arab IKIP Bandung Angkatan 1989. Istrinya ini juga bekerja di tempat yang sama di SMAN 3 Kotabumi.

Buah perkawinan Aswin dan  Baroroch menghasilkan empat orang putra yang ganteng-ganteng. Mereka adalah putra sulung bernama Fahri Muhammad (alumni Teknik Perkapalan Universitas Diponegoro), putra kedua bernama Farhan firdausi (alumni Fakultas Psikologi UPI Bandung), putra ketiga bernama Fikri Muhammad (Masih kuliah di Fakultas Teknik Kimia Universitas Lampung), dan putra bungsu bernama Fadil Fauzani (masih kuliah di ITB STEI Teknik Informatika).

***

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *