Puisi “Kolam Madu”

PISAU SASTRA (PisTra), Kolom Ruang Karya/Puisi, Rabu (01/04/2026) ─ Puisi berjudul “Kolam Madu” ini merupakan hasil karya Ardhi Ridwansyah, seorang penyair kelahiran Jakarta yang salah satu karya puisinya berjudul “Memoar dari Takisung” dimuat di buku antologi puisi “Banjar baru’s Rainy Day Literary Festival 2019”.

Sesekali kutemui dirimu
Timbul dan tenggelam
Dalam kolam madu
Manis terasa
Lenyap seketika

Lebah-lebah ranggas dalam sarangnya
Sebab ratu sudah lelah dan musnah
Tersisa ingatan akan bunga-bunga
Nektar yang lezat menggugah hasrat
Ingin kembali.

Masih bekas di kepala
Tangan-tangan jahil manusia
Serang sarang buat mereka garang
Sengat dipersiapkan membelai kulit
Bibir mengerang

Jakarta, 2026

***

Judul: Kolam Madu
Pengarang: Ardhi Ridwansyah
Editor: JHK

Sekilas tentang Penyair

Ardhi Ridwansyah
Ardhi Ridwansyah , penulis/penyair – (Sumber: PISTRA)

Ardhi Ridwansyah kelahiran Jakarta, 4 Juli 1998.  Puisinya “Memoar dari Takisung” dimuat di buku antologi puisi “Banjar baru’s Rainy Day Literary Festival 2019”. Termasuk 115 karya terbaik dalam Lomba Cipta Puisi Bengkel Deklamasi 2021.

Puisi Ardhi juga dimuat di media seperti  Suara Sarawak (Malaysia), koran Merapi, Pontianak Post, Harian Waspada, Radar Tuban, Media Indonesia, Republika, situs Borobudur Writers and Cultural Festival (BWCF), Banten Raya, Bangka Pos, dan Rakyat Sumbar.

Instagram: @ardhigidaw

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *